(Puisi) Jalan

Jarak perjalanan tak ada yang tahu
Namun pertanggung jawaban suatu kepastian
Semua orang pasti mati, semuanya tahu
Sedangkan kesadaran berbuat, perkara yang rumit

Air sungai berjalan turuti aliran
Pencari kebenaran pasti dapatkan kebenaran
Pencari kesesatan pasti dapatkan kesesatan
Dan orang yang merasa santai dari perintah pastilah sudah sesat
Begitu pula yang biasa saja dengan dosa, hati sudahlah mati

Jalan, semua tahu. Pasti bercabang
Carilah surga niscaya kau kan dapatkan
Sertakan niat ikhlas pasti hanya untuk Alloh

Semarang 19 maret ’13

Advertisements

Faedah Tafsir firman Alloh : والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا

Alloh berfirman :

والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا

Dan orang orang yang berjihad di jalan kami, maka kami akan tunjukkan kepada mereka jalan jalan kami.

Di ayat ini, Alloh membarengkan hidayah dengan jihad. Oleh karena itu, orang yang paling sempurna hidayahnya adalah orang yang paling besar jihadnya. Dan Alloh mewajibkan jihad, yaitu jihad melawan diri sendiri, jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan, dan jihad melawan dunia. Maka barang siapa yang berjihad melawan empat hal tersebut maka Alloh memberikan hidayah kepadanya berupa jalan jalan keridloaanNya yang menyampaikannya ke surgaNya. Sebaliknya, barang siapa yang meninggalkan jihad ini, maka dia kehilangan hidayah sebanyak yang ia tinggalkan dari jihad tersebut.

Al Junaid berkata : Dan orang orang yang berjihad melawan hawa nafsu mereka di jalan kami dengan taubat, maka kami akan memberikan hidayah kepadanya berupa jalan jalan keikhlasan, dan seorang tidak akan mampu berjihad melawan musuhnya yang mata dapat melihatnya melainkan orang itu mampu berjihad melawan musuh musuh yang terselubung ini. Barang siapa yang ditolong untuk melawan musuhnya yang batin maka ia akan ditolong melawan musuhnya yang nyata. Dan barang siapa yang dikalahkan dari musuhnya yang batin maka ia akan dikalahkan dari musuhnya yang nyata.

 

Ibnul Qoyyim-Al Fawaid