Siapkan Jawaban

Bismillah,

Menyambung dikit tulisan kemarin. Yaitu, siapkan jawaban untuk apa yang kita kerjakan maupun katakan. Semuanya kelak akan Alloh tanya. Pada hari, tiada yang bertanggung jawab atas dirinya melainkan dia.

Alloh berfirman di surat Al Isro’ ayat 36, ((Dan janganlah kamu ikuti perkara yang tiada padamu ilmu. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan ditanya))

Asy Syaikh Abdurrohman bin Nashir As Si’diy Rohimahulloh berkata dalam tafsirnya tentang ayat ini,

“Yakni, dan janganlah kamu ikuti perkara yang kamu tidak tahu tentangnya. Akan tetapi carilah yang benar dari setiap yang kamu akan ucapkan dan lakukan. Jangan sekali kali kamu mengira bahwa itu semua akan pergi, tidak akan menguntungkanmu, tidak akan mencelakanmu.”

Mengikuti saja dilarang, bagaimana dengan mengajak orang untuk melakukan perkara yang tidak dia ketahui ilmunya. Lebih berhak untuk dilarang.

Beliau melanjutkan,

“Maka, selayaknya bagi seorang hamba yang mengetahui bahwa dia akan bertanggung jawab atas apa yang dia katakan dan lakukan, serta apa yang ia pergunakan daripada anggota tubuhnya yang Alloh ciptakan dalam rangka ibadah kepada-Nya, untuk menyiapkan jawaban pertanyaan. Hal itu tidak terwujud melainkan dengan mempergunakannya untuk beribadah kepada Alloh, dan ikhlash agama untuk-Nya, serta mencegah dari perkara apa saja yang Alloh ta’ala benci”

Diantara perkara yang Alloh benci, berbicara semaunya sendiri tentang agama, padahal dia tahu kebenaran bertentangan dengan ucapannya. Tidak mau menerima. Merasa lebih mulia dari kebenaran. Mengikuti hawa nafsu. Maka jauhilah bagi kita yang yakin akan diminta pertanggungjawaban kelak. Mari, kita siapkan. Tahan lisan kita. Tahan tangan kita. Tahan kaki kita. Tahan, tahan dan tahan, dari yang Alloh murkai.

Iblis berkata “Dosa-dosa membinasakan anak adam, dan mereka membinasakanku(kata iblis) dengan istighfar dan kalimat Laailaaha illallooh(tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Alloh). Maka aku sebarkan kepada mereka hawa nafsu, kemudian mereka berdosa namun tak bertaubat, dan mereka mengira bahwa mereka berbuat baik”

Refrensi : Taisir kariimir rohmaan, Al Jawabul kafi liman sa ala ‘an dawaaisy syaafi

Posted by Wordmobi

Advertisements

Kerennya Hati

Bismillah.

Hati itu bukan sekedar wadah. Bila seorang suka menaruh barang barang hati akan meluas. Entah itu barang berharga maupun barang yang jelek. Diantara barang berharga adalah hafalan al qur’an.

Terkadang seorang mendapati kesulitan untuk menghafal pada awalnya, namun dengan melatih jiwa untuk menghafal, niscaya akan menjadi mudah. Maka banyaknya latihan menghafal, akan menambah kecepatan dan kekuatan hafalan bagi si penghafal.

Az Zuhri berkata “Sungguh seorang mencari (ilmu), sedangkan hatinya bagaikan sebuah jalan (lewatnya air, Ed.) diantara bukit. Tak lama kemudian, jalan itupun menjadi sebuah lembah, yang tidaklah sesuatu diletakkan kepadanxa melainkan di telannya” al-hatstsu ‘ala thalabil ‘ilmi hal. 71

Al Askari berkata “Maksud beliau adalah bahwa menghafal itu pada mulanya sangat berat., memberatkan seseorang. Apabila kemudian dia membiasakannya, akan menjadi mudah. Sebagai buktinya adalah apa yang dikabarkan kepada kami oleh syaikh abu ahmad ash shuli tentang al harits bin usamah yang berkata “Dulu para ulama mengatakan “Setiap bejana yang ada padanya kau tuangkan sesuatu, maka bejana itu akan menjadi sempit, kecuali qalbu, kasena setiap kali di isi ia justru bertambah besar”””

Al Askari juga berkata “Dahulu hafalan itu amat sulit bagiku pada awal memulainya. Lalu aku mulai membiasakan diriku hingga aku menghafal qashidah yang berisi sekitar 200 bait dalam semalam”kitabnya, al hatstsu ala thalabil ilmi hal.71

paragraf 2 sampai sebelum ini diambil dari buku BAGAIMANA HUFFADZ MENGHAFAL ALQUR’AN, HADITS DAN ILMU terbitan Maktabai Al Huda cet 1, Abdul Qoyyum bin Muhammad As sahaibani & Muhammad taqiyyul islam qari. Hal 56

Siapa bilang menghfal mudah? Memang sulit di awal. Dengan mengharap ridho Alloh, kesulitan kita berbuah pahala, dan InsyaALLOH akan dimudahkan olehNYA. Bukan sekedar janji !!

Posted by Wordmobi

Resep untuk Galauers

Satu Kata Untuk Galauers…. Bacalah Al Qur’an.

Resapi maknanya… Bukankah kalian telah membaca sebuah doa :

“Aku memohon kepada Mu dengan seluruh nama yang Engkau miliki… Yang Engkau namai dengannya diriMu… atau yang Engkau turunkan di kitabMu… atau Yang Engkau ajarkan kepada salah satu hambaMu… atau yang Engkau sembunyikan di ilmu ghoibMu… agar Engkau jadikan Al Qur’an sebagai pelipur bagi hatiku…dan cahaya dadaku.. obat sedih.. dan perginya gundah gulana ku”

Ummi sering bercerita ketika aku lagi galau… Dahulu ummi ketika lagi galau sering membaca Al qur’an… Terus catat catat artinya… Alhamdulillah galau itu hilang… padahal waktu itu ummi belum belajar banyak… kayak orang biasa…

Wallohu ta’alaa a’lam…