Panji Islam

Bismillah,

Romadhon mulai berakhir. Bila di awal kita malas, di tengah kita malas, masih ada sepuluh terakhir. Pergunakan waktu sebaik baiknya. Di dalamnya terdapat malam lailatul qodr. Yang pada malam itu di turunkannya alqur’an. Lebih baik dari seribu bulan. Betapa banyak orang yang berharap bertemu, tapi tak juga mendapatinya. Mungkin kita termasuk dari mereka. Maka, mari bersemangat. Tak ada dari kita yang tahu kapan ajal kita.

Islam membutuhkan orang yang cerdas untuk mempelajarinya. Menjaganya dari serangan serigala dalam selimut yang terus mengintai dari segala sisi, menunggu penganutnya lemah. Kemudian menyeret mereka kedalam kekufuran.

Islam butuh kepada orang yang semangat memahaminya. Menghafalkan al qur’an. Menghafal hadits. Mempelajari sanad. Mempelajari atsar. Mempelajari aqidah para rosul.

Islam butuh kepada orang yang tekun siang malam menamengi dirinya dari serangan siang malam yang terus menghantui.

Jangan menganggap remeh orang orang yang mempelajari islam. Jangan menganggap remeh orang orang yang mengajarkan islam. Meski kamu melihat mereka dari keturunan yang tak berpunya. Berapa banyak saudagar kaya, amir umaro duduk di majlis maula??

Merekalah panji islam. Pembawa bendera islam. Yang Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam sabdakan : akan ada dari umatku yang selalu nampak pada kebenaran, tidak akan membahayakan mereka orang yang merendahkan mereka dan yang menyelisihi mereka hingga datang amr Alloh. HR. bukhori

Posted by Wordmobi

Advertisements

Setan Sebelum Wafat

Bismillah,

Jangan sampai diri kita aman dari ketergelinciran, kesesatan, kekafiran, meski kita terus mempelajarinya untuk menjauhinya, mempelajari kebalikannya, mendakwahkannya, menasehatkannya. Mintalah selalu ketetapan hati. Ketika lapang maupun sempit. Sehat maupun sehat. Maupun menjelang wafat.

Ketika kita dalam keadaan sehat, mungkin godaan, rayuan untuk melakukan hal tersebut kecil. Namun, ketika maut menjemput, siapa dapat menjamin kita terus tetap di atas agama ini? Padahal, semua dihitung atas akhirnya?!

Ya, inilah diantara kisah ketsabatan para ulama, diatas kebenaran, dimasa menjelang kematiannya. Beliau adalah imam ahlis sunnah wal jama’ah, yang pernah disiksa dalam rangka mempertahankan agamanya ditengah bada fitnah kholqu qur’an (fitnah alqur’an adalah makhluq) padahal, al qur’an adalah kalamulloh, yang Alloh turunkan kepada KholilNya, Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Diriwayatkan dari Abdillah, putra imam Ahmad bin Hanbal, ia berkata :
“Menjelang wafat ayahku, aku duduk di sisinya, aku membawa kain lap untuk kupakai mengelap wajahnya yang berkeringat, beliau pingsang, kemudian membuka matanya perlahan dan berkata sambil berisyarat “Tidak, sampai nanti”, beliau lakukan seperti ini dua kali, dan pada kali ketiga, kuberanikan diri bertanya kepadanya “Ayah ada apa ini, ucapanmu menjadi tidak jelas, saat ini engkau nampak berkeringat sampai kami mengira engkau telah tiada, engkau ulangi kata-kata “Tidak, tidak, sampai nanti””, beliau bertanya kepada ku “Anakku, kamu tidak tahu? ” kujawab “Tidak” kemudian kata beliau “Iblis laknatulloh berdiri disampingku, mengarahkan kuku-kukuny padaku dan berkata “Hay Ahmad, ikuti aku” Kukatakan padanya “Tidak, sampai nanti aku mati”””

Sumber Kisah : Pemandangan Sekarat, Ustadz Abu Hamzah Yusuf

Posted by Wordmobi

(Renungan) Akibat Menyelisih Alloh

Bismillah,

Alloh banyak cerita di dalam Al Qur’an mengenai para umat terdahulu, bagaimana mereka di binasakan. Supaya kaum mukminin dapat mengambil pelajaran dari kisah kisah tersebut. Menjauhi perkara yang menjadikan mereka binasa. Ditenggelamkan. Gempa. Dan lain sebagainya.
Inti dari sebab pembinasaan mereka adalah, Continue reading

(Download) Dars Asy Syarhul Wasiith ala Matnil Waroqot

Bismillah,

Curhat : Alhamdulillah, aku pernah selesai pembahasan Al Waroqot, tapi, sayang, belum pernah aku muroja’ah kembali. Sudah lama muncul keeinginan dalam hatiku untuk memurojaahinya, namun, malas selalu mengalahkanku. Allohul Musta’an.
Karena itu, aku pingin sekali untuk mengulangnya. Supaya lebih hilang malasnya, aku cari rekaman yang membahas al waroqot. Meski syarhnya beda, namun matannya sama, tidak apa lah, semoga ada faidah baru, tapi tetep mudeng.

Na’am, rekaman ini berbahasa arab. Kalian bisa mengunduhnya di sini¬†kalau kitabnya ada di sini¬†.

Doaku, semoga bisa kesampaian, waktunya bisa dipakai yang manfaat, dan bermanfaat. Aamiin