(Renungan) Kemuliaan dan Kehinaan

Bismillah,

Pernah denger doa qunut yang dibaca oleh imam? Disana ada bacaan “ولا يعز من عاديت (baca : walaa ya3izzu man 3aadaiit)”. Yang artinya : Dan tidak akan menjadi mulia orang yang Engkau musuhi.
Ya, kita tahu, bagaimana orang orang yang Alloh musuhi? Yaitu orang orang yang membangkang perintahnya, menerjang larangannya. Siapa tahu kita terjerumus kepada hal tersebut. Nau3udzubillaah min dzaalik. Siapa bisa menjamin, diri kita aman dari hal tersebut? Tidak ada yang jamin !! Hari ini kita taat, satu jam kemudian kita kafir. Tidak ada yang jamin, satu jam kemudiannya kita hidup hingga kita dapat bertaubat. Allooh, yaa muqollibal quluub, tsabit qulubana 3alaa thoo3atik.
Ketikah Alloh benci kepada suatu kaum, Alloh bisa biarkan mereka terlena dengan apa yang Alloh berikan kepada mereka. Kemudian, ketika mereka benar benar telah lupa, Alloh turunkan adzab kepada mereka secara tiba2.
Dan kemudian kepada Robb mereka, mereka di kembalikan.
Kemuliaan, hanya dari sisi Alloh. Tidak ada dari selainnya. Ketika seorang mencari kemuliaan dari selainNya, maka dia tidakkan mendapatkannya. Alloh berikan kemuliaan tersebut kepada orang orang yang Alloh kehendaki, juga mencegah dari yang Alloh kehendaki.
Kemuliaan yang benar benar kemuliaan adalah kemuliaan yang Alloh berikan, meski orang orang melihatnya sebagai rendahan. Berapa banyak budak budak maula maula yang menjadi mulia yang kemudian para raja tunduk tenang mendengarkannya? Ketakwaan, kunci kemuliaan.
Apa itu taqwa? Taqwa adalah وقاية atau kerennya tameng/penjagaan/y semisal dengannya. Tameng dari apa? Dari neraka. Dengan apa? Dengan melaksanakan apa yang di perintah sesuai kadar kemampuan, dan dengan menjauhi yang dilarang. Jangan kebalik jadi menjauhi yang dilarang semampunya dan melaksanakan perintah semuanya. Secara logika, melaksanakan suatu perbuatan itu lebih berat dari meninggalkan.
Dengan apa kita dapat bertakwa? Paling penting, yakni ilmu. Tidak bisa kita tahu apa itu yang di larang, apa itu yang di perintah. Tidak tahu kita, apa itu yang pahalanya gede, apa itu yang dosanya gede. Gak bisa yakin kita, terhadap ganjaran. Melainkan dgn ilmu.
Apakah cukup ilmu saja? Mujahadatun nafs , perangi jiwa kita. Berapa banyak jiwa kita menolak lakukan kebaikan dan mendorong melakukan kejelekan?!

اللهم وفقنا بما يعزنا Allohumma waffiqna bimaa ya3izzunaa
–=Ya Alloh, berilah taufiq kepada kami untuk dapat melakukan apa yang dapat menjadikan kami mulia=–


Catatan : Angka 3 menunjukkan huruf ع

Posted by Wordmobi

Advertisements

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s