Metro Tv dan Ma’bar (Markiz Asy Syaikh Al Imam hafidhohulloh)

بسم الله الرحمن الرحيم

Ditengah pemberitaan miring yang marak tentang markiz Ahlis Sunnah di Yaman, Alhamdulillah diantara tholib di sana ada yang menjawab tentang pemberitaan miring tersebut. Diantaranya adalah  Al Ustadz Wira Bachrun Al Bangkawy dan juga di blog Thalib Makbar.

Yang akan kami bagikan disini adalah wawancara yang dilakukan oleh Metro Tv kepada Asy Syaikh Muhammad Al Imam hafidzohullohu ta’ala yang dlakukan pada tanggal 1 Februari 2012. Yang datang dari Metro Tv adalah Josua Johan, Edward A.R, Ahmed Munzir Al-Ghazali, dan Panji Dewanata dan Desi Fitriani ditempat terpisah bersama istri syaikh dan juga beberapa santriwati Indonesia.

Berikut adalah cuplikan cuplikan jawaban Syaikh :

Tentang Darul Hadits dan Universitas

” Belajar di Darul Hadits adalah mempelajari agama, Al-Qur’an dan As-Sunnah, beserta bahasa Arab (sebagai kunci memahami Al-Qur’an dan Hadits). Atau kalau mau kita sebut: Mempelajari Al-Qur’an dan Hadits beserta semua ilmu alat yang mendukung untuk memahami Al-Qur’an dan Hadits.” ….. “Pelajaran di Universitas dan semisalnya, materi ilmunya campur aduk. Telah disusupi berbagai pengetahuan yang merusak, telah disusupi berbagai ilmu filsafat, dan berbagai ilmu sebagian kelompok dan sekte sesat, apa saja yang telah masuk.”

Tentang Pelatihan Senjata

 Tidak ada pelajaran pelatihan senjata untuk orang asing. Bahkan pelajar yang berasal dari luar Yaman kami katakan pada mereka: “Kalian tidak butuh untuk memegang senjata, karena kalian tidak ada kepentingan terhadapnya. Dan kami dengan izin Allah تعالى akan menjaga Darul Hadits ini. Kalian tidak membutuhkannya.” ” …. “Ini yang ada terjadi di tempat kami (mereka tidak boleh dekat-dekat senjata), apalagi mau dikatakan kami mengajari mereka. Kami memandang hal ini tidak diperlukan untuk mereka. Itu (mengajari senjata) bukan misi kami, bukan pula tujuan dan tuntutan kami.”

Tentang Pembelaan Kehormatan

” Terkait dengan pembelaan terhadap kehormatan, jiwa, harta dan agama bagi orang yang dizhalimi dan dianiaya, maka hal ini adalah hal yang disyari’atkan dalam agama, dan ini juga hal yang disepakati oleh syari’at. Ini dari tinjauan sayari’at.

Demikian juga secara undang-undang dan adat kebiasaan internasional, bahwa pembelaan terhadap jiwa dan kehormatan itu dibenarkan bagi orang yang terzhalimi, dia bisa membela diri.”

Tentang Rofidhoh

” Rafidhah secara umum adalah orang-orang yang berkeyakinan untuk mengedepankan ‘Ali bin Abi Thalib dibanding Abu Bakr dan ‘Umar dalam hal kepemimpinan dan keutamaan. Maka inilah orang Rafidhah.

Jika dia berkeyakinan untuk mencaci Abu Bakr dan ‘Umar dalam kepemimpinan mereka, maka ini disebut Rafidhah Fanatik (dedengkot tertinggi).

Rafidah berkeyakinan mengkafirkan banyak dari shahabat Nabi صلى الله عليه وسلم. Maka hal ini merupakan bentuk pendustaan terhadap Al-Qur’an Al-Karim, karena Allah تعالى telah memuji merekomendasi para shahabat dan ridha kepada mereka, dan juga Allah تعالى menyatakan bahwa mereka itu orang-orang yang jujur dan orang-orang yang beruntung dan selaindari itu.”

Selengkapnya bisa antum lihat di blog thalib makbar : Link 1 | Link 2 | Link transkrip (Arabic)

Advertisements

2 comments on “Metro Tv dan Ma’bar (Markiz Asy Syaikh Al Imam hafidhohulloh)

  1. Assalamu’alaikum…
    akh, ana dengar Metro Tv memberitakan hal-hal yang tdak sesuai dengan yg mereka liput dan tanyakan kpd Syaikh Al Imam -hafizhahullah-…
    mohon klarifikasinya…
    syukran…

    Abul Aliyah el Bandungie

    • Wa’alaikum salam warohmatulloh,
      Begitu pula yang ana dengar dari ustadz kami, serta beberapa ikhwah di internet maupun di dunia nyata,
      Nas alulloohal I’aanah

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s