Wahai Jiwa yang Kasihaan…

Bismillah

Yaa Miskiin…

Kamu adalah pelaku kejelekan, namun kamu menganggap kalau kamu itu pelaku kebaikan..

Allohu akbar… Alloh telah berfirman dalam surat al Kahfi : “Apakah aku beritakan kepada kalian dengan orang orang yang sengsara amalan amalan mereka? mereka itu adalah orang orang yang sesat di dunia dan mereka menganggap bahwa mereka adalah orang orang yang berbuat kebaikan”

Wahai orang orang yang menyukai dunia…

Wahai orang orang yang menginginkan kedudukan…

Apakah yang telah kalian kerjakan. Sudahkah kebaikan terkerjakan? Sekali kali tidak…

Kejelekan lah yang terkerjakan…

Kepentingan kepentingan dunyawiyy… Katanya kebaikan… Namun disana banyak orang yang mengutuk kebaikan tersebut….

Ma’adzaLLOH….

Kamu adalah orang yang bodoh, tetapi kamu anggap kamu orang yang berilmu…

Kamu adalah orang yang bakhil, pelit… tapi kamu anggap kamu itu penderma…

Kamu adalah orang yang tolol, bodoh, tidak berakal… tapi kamu anggap dirimu berakal…

Cukuplah pembohongan ini….

Alloh maha menetahui apa yang terbetik dalam hati, dan apa apa yang di sembunyikan oleh dada dada…

Masihkan ingin berbohong?

Ajal kamu pendek, namun anganmu panjang…

Sebagaimana kita tahu, ajal tidak bisa di maju mundurkan…

Bila sudah tertulis, maka waktu itulah ajal akan menjemput..

Ibnu Umar berkata : “bila kamu berada di sore hari, janganlah kamu menunggu pagi hari. Bila kamu berada di pagi hari, janganlah kamu menunggu sore hari”

Langsunglah beramal…

Janganlah menunggu waktu…

Janganlah angan itu menutup amalan, jalan menujunya.

Bila kamu sudah bertekad, langsunglah kerjakan…

Jangan tunggu waktu berjalan, dan kamu berkata “Aku akan melakukannya”

Tapi…..

“Bila kamu telah bertekad, maka bertawakkallah kamu kepada Alloh”

Ibnul Qoyyim menyebutkan bahwa diantara jalan masuk setan kedalam tubuh anak adam adalah penunda nundaan…

Maka ketika maut telah menjemputnya…

dan amalan amalan telah diperlihatkannya…

“Celakalah…. Mengapa sia siakan hidupku”

Dan ketika neraka sudah dihadapannya…

“Wahai Robb… Bila Engkau berkehendak, kembalikanlah kami ke dunia, agar kami dapat beramal  untukMu”

(Tulisan yang tercetak miring adalah ucapan Fudhoil bin Iyadh, dalam Aina Nahnu Min Akhlaqi As Salaf)

Advertisements

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s