Kaedah 3 : Mereka Semua Musyrik (Bag 6)

Bismillah,

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh yang telah menerangkan dibanyak ayatNya hak hak milikNya, yang seharusnya manusia melaksanakannya, dan memberrikan hanya untukNya, namun kebanyakan manusia berbuat dzolim. Mereka meletakkan peribadatan tidak pada tempatnya, yakni mereka menaruh kepada makhluk yang makhluk itu faqir kepadaNya.

Banyak sekali orang yang terjerumus dimasalah ini. Sebagian mereka ada yang menyembah orang orang yang telah mati, ada pula yang menyembah orang orang sholih, nabi nabi dan lain sebagainya. Bahkan mereka ada pula yang menyembah pepohonan dan bebatuan yang mereka semua itu tidak dapat memberikan manfaat dan madlorot kepada mereka sedikit pun. Bahkan menjauhkan mereka dari Alloh.

Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata :

Dan dalil batu batuan dan pepohonan firman Alloh : Apa pendapatmu tentang Lata, Uzza. Dan manat yang ketiga yang selainnya? [An Najm 19 -20]

Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan berkata :

Ayat diatas merupakan dalil bahwasannya ada yang menyembah pepohonan dan bebatuan dari orang orang musyrik.

Dan firmanNya (apa pendapatmu) ini adalah pertanyaan untuk maksud pengingkran. Yakni kabarkanlah kepadaku, sebagai pertanyaan pengingkaran dan pencelaan.

(Al Laata) -dengan tanpa tasydid di ta- nama patung di Thoif, yakni ibarat dari batu yang terukir. Diatasnya terdapat rumah yang dibangun. Dan diatasnya terdapat penutup. Yang menyerupai ka’bah. Dan disekitarnya terdapat pelataran. Dan disisinya terdapat penjaga. Orang orang musyrik menyembahnya dari selain Alloh. Dan lata ini milik orang orang Tsaqif dan sekitarnya. Mereka berbangga bangga dengannya.

Dan (Al Laata) dapat dibaca (Al Latta) ism faail dari Latta Yaluttu, yaitu : seorang laki laki yang sholih yang menumbuk gandum dan memberikan makan untuk para haji. Maka ketika ia mati, orang orang musyrik membangun rumah diatas kuburannya. Kemudian mereka munrunkan diatas kuburannya penutup. Maka mereka menjadikannya sesembahan selain Alloh.

(Al Uzza) pohon pohon dari salam yang terletak di lembah kurma diantara Mekkah dan Thoif. Di sekitarnya terdapat bangunan bangunan dan penutup. Dan disisinya terdapat penjaga. Dalam penjaga tersebut terdapat setan setan yang berbicara kepada manusia. Sehingga orang orang jahil menganggap bahwasannya yang berbicara kepada mereka adalah pohon itu sendiri atau rumah yang mereka bangun. Padahal yang berbicara kepada mereka adalah setan setan agar mereka sesat dari jalan Alloh. Dan sesembahan ini milik orang orang quraish dari ahli makkah dan sekitarnya.

(Manat) Batu yang besar di dekat gunung Qudaid. Diantara Makkah dan Madinah. Dan Manat ini sesembahan milik kabilah Khuza’ah, Aus, dan Khozroj. Dan mereka dahulu memuliakan mereka dan yang disisnya dengan berhaji. Dan mereka menyembahnya dari selain Alloh.

Maka ini adalah patung patung yang tiga dari patung patung yang besar di arab.

Alloh berfirman : (Bagaimana pendapat kalian dengan lata dan uzza serta manat?) Apakah mereka mencukupi kalian? Apakah mereka memberikan kepada kalian manfaat? Apakah mereka dapat menolong kalian? Apakah patung patung tersebut dapat menciptakan, memberi rezeki dan menghidpkan serta mematikan? Apa yang kalian dapatkan dari mereka? Pertanyaan pertanyaan ini dengan maksud pengingkaran, dan peringatan kepada akal akal agar kembali kepada keceradassannya. Sesungguhnya ini (latta uzza dan manat) hanyalah batu batuan dan pepohonan yang tidak dapat memberikan manfaat maupun madlorot. Mereka hanyalah makhluk.

Dan ketika datang islam. Dan RosulNya mebuka Makkah, beliau mengutus Al Mughiroh bin Syu’bah dan Aba Sufyan bin Harb kepada Lata di Thoif. Maka mereka menghancurkan patung tersebut dengan perintah dari Rosululloh. Beliau juga mengutus Kholid bin Al Walid ke Uzza, maka beliau menghancurkannya dan memotong pepohonan pepohonan, serta membunuh Jin yang menghuninya yang berbicara kepada manusia dan menyesatkan mereka. Dan dia memusnahkannya pada akhirnya -dan segala puji bagi Alloh-. Beliau juga mengutus Ali bin Abi Tholib ke manat kemudian menghancurkannya serta memusnahkannya. Dan mereka tidak menolong diri mereka? Bagaimana bisa mereka menolong ahlinya serta pemujanya? Bagaimana pendapatmu tentang latta dan Uzza, serta manat yang ketiga yang lain? Kemana mereka pergi? Apakah mereka dapat memberi kepada kalian manfaat? Apakah diri mereka dapat mencegah dari tentara tentara Alloh dan pasukan pasukan orang yang bertauhid?

Maka didalam ayat ini terdapat dalil, bahwasannya disana ada yang menyembah pepohonan dan bebatuan. Bahkan 3 patung ini adalah patung yang paling besar. Bersamaan dengan ini, Alloh musnahkan mereka dari ada. Dan pereka tidak dapat mencegah darinya. Dan tidak pula mereka bermanfaat bagi ahlinya. Dan sungguh Rosululloh telah memerangi mereka dan sesembahan mereka tidak dapat mencegah dari peperangan tersebut. Maka darnya syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berdalil bahwa ada yang menyembah batu batuan serta pepohonan.

Wahai Dzat Yang Maha Suci, berilah kabar gembira kepada akal akal orang orang yang menyembah pepohonan dan bebatuan yang mati yang tidak punya akal, tidak bisa bergerak dan tidak hidup. Dimana akal akal manusia? Maha tinggi Alloh terhadap apa yang mereka katakan.

Selesai perkataan syaikh.

 

Advertisements

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s