Kaedah 3 : Mereka Semua Musyrik (Bag 3)

Bismillah,

Segala puji bagi Alloh sebaik baik pujian, yang Alloh tidak menciptakan manusia sia sia. Sehingga Alloh memerintahkan dengan perintahNya yang agung. Alloh memerintahkan perintah tersebut dengan perintah yang paling pertama di KalamuLLOH, Al Qur’anul Kariim. Alloh berfirmah : Wahai sekalian manusia, sembahlah Robb kalian yang menciptakan kalian, dan juga orang orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa [Al Baqoroh :  21]

Di balik perintah, pasti di sana ada larangan. Dibalik suatu perintah yang agung, pun disana ada larangan yang besar. Alloh larang larangan tersebut dengan larangan paling pertama di dalam AlQur’an. Alloh berfirman : Dan janganlah kalian jadikan bagi Alloh sekutu sekutu sedangkan kalian mengetahuinya [Al Baqoroh : 22]

Diantara bentuk penyekutuan Alloh yang paling besar adalah menjadikan bagiNya sekutu dalam peribadatan kepadaNya. Sehingga disana ada yang menyembah batu batuan dan pepohonan, dan lain sebagainya.

Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata :

Dan dalil Matahari dan Bulan adalah firman Alloh : Dan diantara tanda tanda (kebesaran) Nya adalah malam dan siang, serta matahari dan bulan. Janganlah kalian sujud kepada matahari dan bulan [Fusilat : 37]

Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan berkata :

Ayat tersebut menunjukkan bahwa disana ada yang yang sujud kepada matahari dan bulan. Karena itu Rosululloh melarang dari sholat ketika terbitnya matahari dan ketika terbenamnya sebagai bentuk penutupan jalan kepada kesyirikan. Karena disana ada yang sujud kepada matahari ketika terbit dan terbenamnya, maka kita dilarang untuk sholat di kedua waktu ini. Walaupun niat sholat untuk Alloh, akan tetapi ketika sholat di waktu ini adalah bentuk penyerupaan terhadap kelakuan orang orang musyrikin, perkara yang dapat menghantarkan kepada kesyirikan di larang sebagai bentuk penutupan jalan yang menghantarkan kepada kesyirikan. Dan Rosululloh -sholawatulloh wasalaamuhu ‘alaih- datang untuk melarang dari syirik dan menutup jalan yang menghantarkan kepadanya.

Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata :

dan dalil malaikat, firman Alloh : Dan dia tidak memerintahkan agar kalian menjadikan malaikat malaikat dan nabi nabi sebagai Robb [Ali Imron : 80]

Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan berkata :

Perkataan penulis (dan dalil malaikat….. sampai terakhir) menunjukkan bahwasannya ada yang menyembah malaikat dan nabi. Dan hal tersebut merupakan perkara syirik.

Dan para penyembah kuburan sekarang pada ngomong : yang menyembah malaikat dan nabi nabi serta orang orang sholih tidak kafir

Selesai pekataan Syaikh…

Allohu liyahdinaa…. Semoga Alloh memberikan hidayah kepada kita.

 

Tingkir, 22 Juli 2011

 

Advertisements

One comment on “Kaedah 3 : Mereka Semua Musyrik (Bag 3)

  1. Pingback: Kaedah 3 : Mereka Semua Musyrik (Bag 4) « Muhammad Ihfazhillah

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s