Agama Nabi Ibrohim, Mentauhidkan Alloh dan Tidak MenyekutukanNya Sedikitpun

Bismillah,

Tauhid memang sebuah pondasi yang seharusnya di pahami dahulu sebelum amalan yang lainnya. Untuk apa beramal, sedangkan kelak akan sia tanpa bekas dan dihamburkan setelah di perlihatkan?

Tauhid pun merupakan hikmah, mengapa para rosul di utus. Dan hikmah, mengapa Jin dan Manusia seluruhnya di ciptakan. Hikmah, mengapa tidak hanya malaikat saja yang diciptakan, sedangkan mereka selalu taat kepadaNya. Alloh maha mengetahui dan maha bijaksana.

Kawan, sudahkan kalian membaca 2 edisi sebelumnya? Belajar 4 Kaedah Dasar dalam Islam yang merupakan pembukaan dari Syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan dan Inilah Tanda Kebahagiaan Sebenarnya yang merupakan doa dari Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab sebagai pembuka darinya?

Ringkasnya, masih banyak orang yang terjatuh dalam kesalahan besar dalam memahami tauhid dan syirik. Maka dari itu, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab ingin mengembalikan pemahaman mereka kepada Al Qur’an sebagai kitab suci ummat islam, dan As Sunnah al muthohharoh sebagai sabda yang disabdakan oleh baginda kita Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam.

Dan, bahwasannya tanda kebahagiaan itu ada tiga, senantiasa bersyukur, senantiasa bersabar dan senantiasa beristighfar. Itulah yang penulis mendoakan kepada pembacanya. Dan barangsiapa yang tidak diberi taufik untuk mengamalkannya atau sebagian darinya, maka bersiaplah untuk mendapatkan kesengsaraan.

Maka, setelah pembukaan terselesai, kita memasuki ke isi. Dan ini adalah bagian yang sangat penting dari kutaib ini. Semoga pembaca menikmati, dan mendapatkan taufik untuk mengikutinya, setelah jelas atas pembaca dalil serta mendapatkan hidayah kepada kebenaran.

Penulis berkata :

اعلم أرشدك الله لطاعته

أن الحنيفية ملة إبراهيم أن تعبد الله وحده مخلصا له الدين

كما قال : وما خلقت الجن والإنس الا ليعبدون

Ketahuilah, semoga Alloh memberi petunjuk agar engkau mentaatiNya,

Bahwasannya “Al Hanifiyyah” adalah agama Ibrohim agar engkau menyembahNya saja, dalam keadaan mengikhlaskan agama untukNya.

Sebagaimana Firman Alloh :

وما خلقت الجن والإنس الا ليعبدون

Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu [Adz Dzariyat : 56 ]

Syaikh Ibnu Fauzan Al Fauzan berkata :

(Ketahuilah, semoga Alloh memberikan petunjuk kepadamu) Ini adalah doa dari syaikh, semoga Alloh selalu melimpahkan rahmatNya kepadanya, dan seperti inilah harusnya guru mendoakan bagi muridnya.

Dan mentaati Alloh maknanya : mengerjakan perintah perintahnya dan menjauhi larangan larangannya

(Bahwasannya “Al Hanifiyyah” adalah agama Ibrohim) Alloh, jalla wa ‘ala, memerintahkan nabi kita untuk mengikuti agama Ibrohim. Alloh berfirman,

ثم أوحينا إليك أن اتبع ملة ابراهيم حنيفا وما كان من المشركين

Kemudian Kami wahyukan kepada mu : ikutilah agama Ibrohim yang lurus, dan sedikitpun ia bukan termasuk orang orang musyrik [An Nahl :123]

Al Hanifiyyah” = agama “Al Haniif” yaitu Ibrohim -‘alaihis sholatu wassalam-

Dan “Al Haniif” : yang menghadap kepada Alloh dan berpaling dari selainNya, ini adalah “Al Haniif” : yang menghadap kepada Alloh dengan hatinya dan amalan amalannya dan niat niatnya dan maksud maksudnya, semuanya untuk Alloh. Yang berpaling dari slainNya. Dan Alloh memerintahkan kita untuk mengikuti agama Ibrohim. Alloh berfirman :

وما جعل عليكم في الدين من حرج ملة أبيكم إبراهيم

Dan Dia sekali kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrohim [Al Hajj : 78]

Dan agama Ibrohim : (agar engkau beribadah kepada Alloh saja dengan mengikhlaskan agama hanya untukNya). Ini adalah “Al Hanifiyyah”. Ga dikatakan : Agar engkau menyembah Alloh saja. akan tetapi dikatakan : dengan mengikhlaskan agama hanya untukNya. Yakni : Dan engkau menjauhi syirik. Karena ibadah bila syirik mencampurinya menjadi batal. Maka ibadah tidak akan menjadi kecuali bila selamat dari syirik besar dan kecil.

Sebagaimana firman Alloh :

وما أمروا إلا ليعبدوا الله مخلصين له الدين حنفاء

Dan mereka tidak diperintah melainkan agar mereka menyembah Alloh dengan mengikhlaskan agama hanya untukNya secara hanif [Al Bayyinah : 5]

Hunafa : bentuk banyak dari haniif, yaitu : mengikhlaskan untuk Alloh.

Dan ini adalah ibadah yang Alloh perintahkan dengannya seluruh makhlukNya sebagaimana firmanNya :

وما خلقت الجن والإنس الا ليعبدون

Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu [Adz Dzariyat : 56 ]

Dan makna agar mereka beribadah kepadaKu : mereka menjadikan Aku satu dalam peribadatan. Maka hikmah dari diciptakannya makhluk : agar mereka menyembah Alloh dengan mengikhlaskan agama hanya untukNya. Diantara mereka ada yang mengerjakan apa yang diperintah, diantara mereka ada yang tidak. Akan tetapi, hikmah dari diciptakannyanya mereka adalah ini. Maka orang yang menyembah kepada selain Alloh dia menyalahi hikmah dari di ciptakannya makhluk, serta menyalahi perintah dan syariat.

Dan Ibrohim, ia adalah : bapaknya para nabi yang datang setelahnya. Maka setiap dari mereka adalah anak cucunya. Karena inilah Alloh berfirman :

وجعلنا في ذريته النبوة

Dan kami jadikan di anak cucunya kenabian dan kitab [Al Ankabut: 27]

Maka setiap dari Bani Isrooil adalah cucu Ibrohim, kecuali Nabi Muhammad sholawatulloh wasalaamuhu alaihi, maka sesungguhnya ia adalah anak cucu dari Ismail. Maka setiap nabi adalah dari anak anak Ibrohim, sebagai penghormatan baginya.

Dan Alloh menjadikannya imam bagi manusia, yakni panutan. Alloh berfirman :

قال إني جاعلك للناس إماما

Alloh berfirman : Aku jadikan kamu imam bagi manusia [Al Baqoroh : 124]

yakni panutan.

Dan firmanNya :

إن إبراهيم كان أمة

sesungguhnya Ibrohim adalah ummah [ An Nahl ; 120]

yakni imam yang di panuti.

Dan dengan itulah Alloh perintahkan bagi setiap makhluknya.

وما خلقت الجن والإنس الا ليعبدون

Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu [Adz Dzariyat : 56 ]

Maka ibrohim menyeru manusia untuk beribadah kepada Alloh, sebagaimana para nabi yang selainnya. Setiap nabi menyeru manusia untuk beribada kepada Alloh dan meninggalkan peribadan kepada selainNya.

ولقد بعثنا في كل أمة رسولا أن اعبدوا الله واجتنبوا الطاغوت

Dan sungguh kami telah utus di setiap ummat seorang rosul agar Ibadahilah Alloh dan Jauhilah Thoghuut [An Nahl : 36]

Adapun syariat yang berupa perintah perintah dan larangan larangan, halal dan haram, maka syariat ini berbeda sebagaimana berbedanya ummat menurut kadarnya. Alloh mensyariatkan syariatNya kemudian menghapusnya dengan syariat lain, sampai datanglah syariat islam, maka dihapuslah seluruh syariat dan tinggallah syariat islam, hingga tegaknya hari kiamat. Adapun asal agama para nabi adalah tauhid, dan ini tidak dan tak akan terhapus. Agama mereka satu. Yaitu agama islam dengan makna : Mengikhlaskan untuk Alloh dengan tauhid.

Adapun syariat kadang berbeda, kemudian di hapus. Akan tetapi tauhid dan akidah dari adam sampai akhir para nabi semuanya menyeru kepada tauhid dan peribadatan kepada Alloh.

Dan peribadatan kepada Alloh merupakan ketaatan kepadaNya disetiap waktu dengan apa yang Alloh perintahkan dengannya dari syariat syariat. Bila di hapus, maka beramal dengan yang menghapus syariat sebelumnya merupakan ibadah. Sedangkan beramal dengan syariat yang terhapus dengan syariat setelahnya bukan dinamakan peribadatan kepada Alloh.

Selesai perkataan syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan

Nah kawan, telah jelaslah agama para nabi, dari nabi aadam hingga Muhammad adalah tauhid, walaupun syariat mereka berbeda beda. Syariat terdahulu telah terhapus dan terganti dengan syariat Islam. Agama terakhir yang dibawa oleh Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam.

Agama islam adalah agama tauhid. Tak mungkin syariat akan berdiri tanpa adanya tauhid. Maka, jangan bosan mempelajari tauhid, karena itu adalah pondasi agama kita.

Akhir kata, salah dan luput tak mungkin tak terletak pada ku. Karena aku adalah manusia biasa. Dengan ini, diharapkan yang menemukan kesalahan dalam artikel ini harap mengkoreksi. Jazakumulloh khoir.

Artikel Terkait :

Belajar 4 Kaedah Dasar dalam Islam

Inilah Tanda Kebahagiaan Sebenarnya !

Advertisements

7 comments on “Agama Nabi Ibrohim, Mentauhidkan Alloh dan Tidak MenyekutukanNya Sedikitpun

  1. Pingback: Ibadah yang Sah, Check This Out ! | Muhammad Ihfazhillah

  2. Pingback: Ketahuilah Syirik, Untuk Kamu Jauhi !! | Muhammad Ihfazhillah

  3. Pingback: Kaedah 1 : Kaum Musyrik Quraisy juga Bertauhid !! | Muhammad Ihfazhillah

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s