Belajar 4 Kaedah Dasar dalam Islam

Bismillah,

Alloh menciptakan manusia di dunia ini tidak lain dan tidak bukan agar manusia itu menyembahNya -subhanahu wata’ala-, Alloh berfirman :

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaKu”[Adz Dzariat : 56]

Manusia beribadah, tentu disana terdapat syarat syarat yang harus dipenuhi. Dan bila tidak di penuhi akan membatalkan ibadah tersebut. Bahkan, agamapun akan batal.

Ya, perkara tersebut adalah Tauhid. Yang Alloh mengutus para rosul untuk mengemban dakwah ini.

Nah, mari kita belajar bersama membahas kitab Qowa’idul Arba’ atau 4 Kaedah dasar dalam islam yang disusun oleh Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab -semoga Alloh merahmatinya- yang di syarah oleh Syaikh Sholih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan -Semoga Alloh menjaga beliau-.

Syaikh Sholih bin Fauzan -semoga Alloh menjaga beliau- berkata :

Ini adalah ((Qowa’id Al Arba’)) yang Syaikh Islam Muhammad bin Abdil Wahhab menulisnya -semoga Alloh merahmati beliau-

Dan ((Al Qowa’id Al Arba’) adalah risalah yang kecil, akan tetapi risalah ini ditebitkan bersama ((Tsalatsatul Ushul)) sebab kebutuhan kepadanya, agar sampai dihadapan para penuntut ilmu.

Dan ((Qowa’id)) bentuk “banyak” dari ((Qo’idah)), dan ((Qo’idah/Kaedah)) adalah : sal yang bercabang darinya permasalahan yang banyak ataupun cabang yang banyak.

Dan sesuatu yang terkandung di Qowaid Arba’ yaitu apa yang di sebutkan oleh Syaikh -semoga Alloh merahmatinya- pengertian tauhid dan pengertian syirik.

Dan apasih Kaedah dalam tauhid? Apa juga sih kaedah dalam syirik? Karena banyak dari manusia yang terjerumus kedalam kesalahan yang besar di kedua perkara ini, mereka terjatuh dalam kesalahan besar dalam makna tauhid, apa itu tahud? Dan mereka terjatuh pula dalam kesalah besar di permasalahan syirik, setiap dari mereka menafsirkan keduanya sesuka hati.

Akan tetapi yang wajib atas kita : Bahwasannya kita kembalikan dalam keyakinan kita kepada Al Kitab dan As Sunnah, agar keyakinan ini menjadi keyakinan yang benar, selamat dan diambil dari Kitab Alloh dan Sunnah RosulNya -sollallohu ‘alaihi wasallam- , apalagi pada kedua perkara yang agung ini : Tauhid dan Syirik.

Dan Syaikh -semoga Alloh merahmatinya- tidak menyebutkan kaedah kaedah ini dari otaknya atau dari pemikirannya sebagaimana yang sebaian besar orang yang terjerumus kedalam kesalah besar melakukannya, dan sesungguhnya beliau menambil kaedah kaedah ini dari kitab Alloh dan Sunnah RosulNya serta perjalanan Hidup beliau -sollallohu ‘alaihi wasallam-

Maka, bila engkau telah mengetahui kaedah kaedah ini dan engkau telah faham, mudah bagimu untuk mengetahui tauhid yang Alloh mengutus utusan utusanNya dengannya dan menurunkan dengannya kitab kitabNya, dan mengetahui syirik yang Alloh memperingatkannya dan menjelaskan bahaya bahayanya di dunia dan akherat.

Dan perkara ini adalah perkara yang sangat penting sekali. Dan perkaraini lebih harus kamu perhatikan ketimbang mengetahui hukum hukum sholat dan zakat dan peribadatan peribadatan, serta seluruh perkara perkara dunia, karena tauhid adalah perkara yang lebih layak dan merupakan azas. Karena sholat dan zakat dan selainnya dari peribadatan peribadatan tidak akan sah bila ditak di bangun diatas pondasi aqidah yang benar, yaitu tauhid yang ikhlas kepada Alloh.

Selesai perkataan syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan.

Nah kawan, sebuah pendahuluan dari syaikh yang begitu menyentuh bukan? Sungguh banyak orang yang terjerumus dalam kesalahan di 2 perkara ini, yakni Syirik dan Tauhid. Dan pertanyaannya sudahkah kita selamat dari keterjerumusan kedalam kesalahan pada 2 perkara tersebut, padahal sholat kita, zakat kita, dan seluruh peribadatan kita butus satu syarat, yaitu tauhid yang ikhlas dari kesyirikan kepada Alloh?

Kawan, artikel ini InsyaAlloh akan bersambung, dan membahas habis kitab tipis yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab, semoga Alloh merahmati beliau. Bila ada salah mohon di koreksi, karena manusia tak pernah luput dari salah. Apalagi di permasalahan ini, Tauhid. Bila salah, akan fatal akibat.

Sungguh, tidak karena aku merasa sudah bisa menulis artikel ini, bukan pula merasa sudah pandai. Kita sama sama belajar. Dan kita sama sama menimba ilmu. Semoga Bermanfaat. Dan ikuti kelanjutan artikelnya.

Advertisements

5 comments on “Belajar 4 Kaedah Dasar dalam Islam

  1. Pingback: Ibadah yang Sah, Check This Out ! | Muhammad Ihfazhillah

  2. Pingback: Ketahuilah Syirik, Untuk Kamu Jauhi !! | Muhammad Ihfazhillah

  3. Pingback: Kaedah 1 : Kaum Musyrik Quraisy juga Bertauhid !! | Muhammad Ihfazhillah

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s