Quote

Jangan jadikan hati paksa kaki tuk langkahkan ke para murid murid setan untuk meminta pesembuhan. Namun paksakan hati untuk angkat kedua tangan, dimalam dikala semua tertidur lelap dan orang orang sholih dengan khusyu’nya bermunajat kepada Robb Semesta Alam yang tidak akan ada sekalipun sekutu baginya. Bertangislah harap kesembuhan. Waktu tersebut waktu mustajab kawan. Berharap, doamu akan terkabul.

Bismillah,

Segala pujian hanyalah milik Alloh pengatur semesta Alam. Dan aku termasuk dari alam itu.

Semoga sholawat serta salam tercurah kepada Nabi kita Muhammad -shollallohu ‘alaihi wasallam- para kerabat dan sahabat serta pengikut yang mengikutnya dengan ikhsan hingga kiamat kelak,

Amma ba’du (Adapun setelahnya),

Saudaraku, telah nampak darimu rasa sakit yang mengebu, masihkah dirimu menahannya?

Saudaraku, bila itu yang terjadi, berbahagialah dirimu. Rasa sakit mu akan menjadi saksi untukmu. Saksi atas kesabaranmu.

Saudaraku, sakit itu kata orang merupa petaka. Namun, kata sebagian lain adalah nikmat. Coba saudaraku telisik lagi, menurut saudara, sakit nikmat ataukah petaka?

Dari sisi sakit saudaraku, semoga Alloh jadikan dirimu bersabar, sakit yang kau rasakan itu petaka. Coba wahai saudaraku, kau rasakan sakitnya diri kawanmu yang tertembak bom bom, yang terkena reruntuhan bebangunan hancur karena bom, apa yang orang rasakan dengan penyakin jantungnya, sakit bukan yang dirasa? Itu dia petaka.

Namun, sadarkah hati kecilmu kawanku? -semoga Alloh menyegerakan kesembuhanmu- sakit adalah anugrah? Yaitu anugerah yang Alloh berikan kepada hambaNya yang beriman, disaat ia mau bersabar. Alloh akan gantikan sakitnya dengan gugurnya dosa. Kita tahu, setiap detik dosa melekat kepada kita, namun Alloh adalah Maha Pengampun. Banyak cara untuk meminta pengampunan. Diantaranya bersabar ketika bersakit.

Kawan, sakit itu adalah cobaan dan mungkin peringatan. Terkadang, manusia lalai dari kewajibannya, begitu pula dirimu kawan, hingga Alloh berikan pesakitan pada dirimu. Akankah kau marah? Ketika dirimu dalam garis yang salah, hingga Alloh mengingatkanmu?

Kawan, hati kadang lemah kadang kuat. Hati kadang mau menerima kadang malah membangkang. Jagalah hati, hingga jangan jadikan ia memaksa lisan untuk berkata tidak tidak. Jangan jadikan hati paksa kaki tuk langkahkan ke para murid murid setan untuk meminta pesembuhan. Namun paksakan hati untuk angkat kedua tangan, dimalam dikala semua tertidur lelap dan orang orang sholih dengan khusyu’nya bermunajat kepada Robb Semesta Alam yang tidak akan ada sekalipun sekutu baginya. Bertangislah harap kesembuhan. Waktu tersebut waktu mustajab kawan. Berharap, doamu akan terkabul.

Namun, jangan berkecil hati kawan. Bila doa tak kunjung terkabul. Itu perasaan. Dan sungguh Alloh adalah sebaik baik pengabul doa. Alloh sebaik baik Pendengar yang bermunajat kepadanya. Alloh punya hikmah disisi itu. Mungkin Alloh gantikan dengan kenikmatan yang lain, ataupun Alloh jadikan balasannya kelak disurga.

Kawan, tahukah engkau surga? Saudara, pahamkah engkau kenikmatan surga? Surga di gambarkan dengan gambaran yang menyenangkan. Disana banyak kebun kebun yang mata belum pernah melihatnya, telinga belum pernah mendengarnya, dan pelum pernah hati seorang hamba terbetik akan nikmatnya. Nikmat sekali kawan. Apa yang kau pinta di kabul. Kau pinta apel, langsung datang apel. Subhanalloh. Inginkah kawan akan nikmat yang seperti ini?

Kawan, bila kau kembali sehat, kau sudah rasakan pesakitan. Dan kau telah tahu, nikmat sehat itu sangatlah berharga. Maka jagalah kesehatan untuk beramal demi akheratmu.

Penuhilah 5 perkara sebelum 5 perkara. Itulah yang di sabdakan baginda kita Muhammad -Shollallohu ‘alaihi wasallam- dan didalamnya meneyebutkan masa sehatmu sebelum masa sakitmu.

2 nikmat yang kebanyakan manusia lalai darinya. Rosulul amiin juga telah mesabdakan, yaitu Kesehatan dan waktu luang.

Cukupilah masa sehatmu sebelum masa sakitmu tiba kawan.

Kata penyair, manusia hanya akan tahu bagaimana nikmat sehat itu setelah topi kesehatannya di angkat.

Dan sholawat serta salam semoga tercurah kepada Baginda kita Panutan kita Muhammad -Shollallohu ‘alaihi wasallam- Penutup para nabi dan Rosul, yang telah benar wahyu yang diturunkan kepadanya. Serta kepada sahabat dan pengikutnya hingga yaumul qiyamah.

Saudaramu, Kawanmu, yang fakir akan rahmat Alloh

Muhammad Ihfazhillah As Samaronji

Surat dari saudara tentang sakit [Hiburan]

Advertisements

2 comments on “Surat dari saudara tentang sakit [Hiburan]

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s