Pulau kecil diantara Tiga Benua (part 3)

Yoha. Aku sekarang bangga. Aku bisa internetan. Aku bisa mengoprasikan cara memasang modem hingga berselancar. Tak pakai sampan lagi.

Bismillah,

Sudah baca part yang sebelumnya? Kalau belum silahkan klik

<part 1|part 2

Oke, kita lanjut.

Liburan itu penuh dengan angan. Aku terus berselancar di internet. Tak peduli siang ataupun malam.

Akupun tertangkap di suatu situs. Aku tak bergerak. Aku hanya mengernyitkan dahi untuk membacanya. Aku terus membolak balik halaman. Meng-klik link demi link. Membaca judul demi judul. Menuruni tangga kata demi kata.

Lama aku disana. Terasa telah lebih malam berjalan. Mata sudah panas. Kelopak ingin menutup. Aku ngantuk. Aku sudah dua hari tak tidur. Di depan layar komputer terus.

***

Tiba tiba, aku telah terbangun. Aku mengucek mataku. Tetap menguap. mencari cari dan aku tak tahu apa yang ku cari. Bangun tidur yang membingungkan.

Aku tak ingat sejak kapan aku tertidur. Aku lihat jam, hah? Ku tak percaya, sesiang ini? Aku belum sholat shubuh!

“Mi, kok ga bangunin aku?”, tanyaku ke ummi, ketika masuk ke kamarku.

“Sudah kok, ga kerasa toh? Sudah berkali kali di bangunkan tapi tetep saja ga gerak. Kirain mati tau!”

Ha? Benar ini?

Kepalaku berputar. Pusing menghampiri. Kicau burung masih saja terdengar.. Tapi kali ini kicau siang. Terlalu siang untuk sholat shubuh.

Segera ku mengambil air. Menciduk dengan tanganku. Ku rasakan kesejukan pertama ketika ku mencelupkan tanganku ke air. Kemudian, aku berkumur. Merasakan sensasi dinginnya air. Ku usap wajah, kantukku yang menjadi jadi semakin berkurang. Selanjutnya tanganku. Butiran butiran air itu mengalir indah sampai sikuku. Dan ku usap kepalaku. Lalu kakiku. Aku siap untuk sholat.

“Ya Alloh, ampunilah hamba yang telah terhipnotis dengan dunia lain ini”, gumamku lirih seraya mengusap tanganku kemuka.

Aku sholat.

***

Liburan hampir usai. Panas semakin menjadi. Kemarau semakin menengah.

Aku persiapkan perbekalanku, tuk jalani hidupku dilain tempat. Bukan kota kelahiranku. Aku tak disana. Berat hati aku tinggalkan teknologi yang baru ku jamah. Internet.

Tobe Continued>


Advertisements

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s