Pulau kecil diantara 3 Benua (Part 1)

Bismillah,

Waktu itu, aku masih kelas 1 smp di sebuah pondok yang tak jauh banget dari rumahku sekarang. Aku disana cukup senang, walaupun tak bisa mengenal yang bernama teknologi. Tapi, pondoknya sudah berteknologi, sehingga aku sedikit bisa mengetahui dengan mencoba coba.

Kadang, aku mencuri curi cara agar aku bisa membaca koran. Nah, disana kan ada koperasi. Di koperasi tempatnya di depan banget dekat jalan raya itu ada makanan berbungkus koran. Aku beli beberapa kemudian aku makan lalu aku baca deh. Pun disana juga ada koran. Penjaga koperasinya juga punya koran. Aku bisa baca baca.

Teknologi, belumlah membiusku waktu itu. Aku masih sedikit sekali mengerti tentangnya. Aku masih bisa fokus banget sama pelajaran. Alhamdulillah, aku bisa dapet rangking 2 (Pinginnya rangking sati, dianya encer banget otaknya).

Tiba saatnya liburan semester. Samar samar di otakku mendengar kecanggihan internet. Dulu, aku sempat lihat abi mencoba untuk konek sama internet. Tapi ga bisa. Waktu itu dengan nokia cdma merek lama. Aku ga begitu ingat. Aku mencobanya, sembunyi sembunyi. Takut ketahuan umi dan abi.

Aku ingat, waktu sd aku terlalu sering main PS (Play station). Aku jadi takut kalau sewaktu waktu dengan internetan aku di marahin. Terlebih, katanya internet lebih bahaya di banding dengan PS.

Tiba tiba, muncul lekku di belakangku ketika aku sedang mencoba coba menghubungkan kabel data dengan komputer yang telah tersambung dengan ha pe itu.

Jantungku berdetak keras. Darahku deras mengalir. Keringat dingin keluar mencampuri keringat yang keluar akibat hawa panas yang selama ini keluar akibat panasnya negeri semarang dekat laut.

Tanganku tak bisa bergerak dengan leluasa. Bagaikan bongkahan es yang telah membeku. Pikiranku tak mau berputar. Seperti ban sepeda yang terjebak di kubangan lumpur.

Aku takut.

To be continued, InsyaAlloh

Advertisements

2 comments on “Pulau kecil diantara 3 Benua (Part 1)

  1. Pingback: Pulau kecil diantara 3 Benua (Part 2) « Muhammad Ihfazhillah

  2. Pingback: Pulau kecil diantara Tiga Benua (part 3) « Muhammad Ihfazhillah

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s