Aku dan Ubuntu

Bismillah,

Aku kini sedang jatuh hati sama ubuntu. Namun, setelah mendownload ternyata tak seperti yang kurasakan dahulu ketika minjem leptopnya lek ku. Aku jadi seperti frustasi. Kemudian pingin coba coba. Trus, korbannya fisikku dan laptopku. Pasalnya, aku jadi melekan malam dan laptopnya nancep sampai pagi.

Ceritanya begini.

Aslinya aku sudah lama pingin punya linux. Khususnya ubuntu. Tapi ku lihat, aku tak ingin lagi kemudian. Hal ini nampak pada tidak jadinya aku pasang linux di laptopku, setelah aku punya sendiri. Padahal, dulu aku pernah coba pesen di internet yang gratisan ituh loh (Lupa). Tapi aku pesimis akan mendapatkannya.

Setelah aku download film film, akhirnya aku sadar kembali akan penasaranku. Padahal sebelumnya dah mulai malas install un install.

“Film aja yang besarnya sampai 700 MB aku bisa download, tapi kok ubuntu yang hanya 600 sekian MB aku ga bisa download?”, Gumamku dalam hati.

Ya udah, aku unduh juga kemarin. Aku coba untuk install, sampai malam ga kelar kelar. VGA nya sepertinya ga ngangkat. Jelek sekali gambarnya. Duh, perjuanganku semalam sia sia.

Aku tak patah semangat, siang ini aku mencobanya lagi. Alhasil, serba siput. Apa salah?

Mengunduh aplikasi lemot sekali. Mau posting artikel ga bisa bisa.

Huff, ya udah, sementara ingin vakum aja dulu. Fisikku jadi ga kuat. Di kelas tinggal pusing tapi tak bisa tidur. (syndrom apa yah?)

Bismillahirrohmanirrohiim, untuk fisik yang lebih kuat, aku harus berusaha mempertahankan, dan lebih nurut sama ummi ๐Ÿ™‚

Advertisements

20 comments on “Aku dan Ubuntu

  1. Kirain aku dan usus buntu, hehe

    Ya jangan begitu donk, pinter-pinter aja bagi waktunya.. Kalo perlu bikin schedule biar gak keteteran juga tidur malemnya… Just a suggestion…

    Oh iya, salam kenal ya. Aku Ikky… ๐Ÿ™‚

  2. Ubuntu spt nya diciptakan buat orang2 yg sabar.. hehehe.
    Migrasi dari windows ke linux emang butuh perjuangan dan kesabaran. Namun yakinlah dengan sedikit usaha semua bisa beres. Saya juga dulu bgitu. Install ubuntu pertama berhasil. 3 hari kemudian saat update dan upgrade, ubuntu nya crash. Install lagi eh ternyata CD nya rusak, laptop saya malah kosong tanpa OS dan semua data hilang. Tapi setelah itu saya install lagi ubuntu 10.04 LTS yang lebih stabil. Meskipun ada kendala alhmdulillah semua bisa terpecahkan dengan beberapa referensi dr internet dan forum tentunya.
    Saran saya pakai saja ubuntu 10.04 LTS karena lebih stabil dan supportnya 3 tahun.
    Selamat Berjuang dengan ubuntu nya, tapi jangan lupa KESEHATAN NO 1.

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s