Ketika Mood Menghadang (-ku)

Bismillah,

Alhamdulillah sore ini bisa posting sebuah artikel atau entah nanti mau posting berapa. Yang penting, ketika mood sedang menghadang gini, aku ga mau ingin ngapain. Dari pagi sampai sore, sepertinya aku ga ngpa ngapain. Tadi sempat ada crash sama ortu, apa apa seperti tak ada gunanya. Bahkan tidurpun buat badanku sakit semua. Astaghfirulloh.

Ketika mod menghaadang, seolah semuanya tak berarti. apakah pembaca juga merasakan yang sama?

Ketika mau mbaca baca, karena ini aku ingin cari hiburan ketika ngenet ini, ya, ga ada rasa ingin membaca. Paling cuman klik, habis itu lewat. Atau baca sedikit,habis itu malah tambah bingung, terus tambah sesak.

Mau menulis, padahal tadi udah siapin bahan yang mau di tulis, buyar. Masih ingat sedikit, tapi ga mau berani nulis. Semua jadi berat. Sampai sampai bernafas aja berat.

Terlebih, internet di warnet ini lemot, aargh, tambah panas, dan susah bernafas.

Ada yang bilang (Aku baca ttg ini di daripada bete tulis aja, terbitan kaifa), kalau mood itu bisa ddi datangkan, mood itu tidak selalu ngumpet. Mood itu kalau sedang hilang dari diri seorang harus di pancing. Kalau ndak, dia takkan datang.

Misal saja, pingin menulis, tapi menunggu mood datang. Kata pak Ersis, takkan jadi menulis. Menulis bila menunggu mood, mioodnya takkan meuncul. Tulisan ga jadi, produktifitas juga ga ada. Yakni, ya jadi tambah ga terbiasa menulis.

Misal lain, mau baca tapi nunggu mood yang tak kunjung datang. Padahal biasanya kalau baca di mood apapun harusnya bisa loh, tapi ga tahu, kali ni ga bisa. Jadi, harus di pancing ya?

Mood bagiku seperti ikan, dia butuh umpan yang di kasihkan di kail untuk daya tarik ikan itu. Ketika ikan melihat umpan itu, dia akan mendekat dan kemungkinan besar memakannya (walaupun aku yakin, sekarang sudah banyak ikan yang pintar.

Mood juga sebagai serangga.ย  Dia butuh daya tarik untuk mengisab nektar. Dan yang pintar disini adalah bunga (Tantunya atas izin Alloh). Ia punya kelopak yang memikat para serangga untuk men isap nektarnya sekaligus melakukan penyerbukan bagi bunga tersebut.

Mood terlalu manja. Bagaikan kekasih yang butuh untuk di manja. Diakan semakin sayang ketika di manja. Dan semoga ga sebaliknya, dia kan semakin durhaka.

Alhamdulillah, finally moodku sudah semakin membaik. Intinya, mood harus selalu di cari. kalau tak di cari, ia tak akan datang. Sadar atau tidak, yang tidak mencari mood datang itu aslinya telah mencarinya.

Advertisements

6 comments on “Ketika Mood Menghadang (-ku)

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s