Chreaphoria ’11 4: Buah Dari Persiapan

Bismillah,

Alhamdulillah, ide mengalir lagi dari apa yang aku lihat selama setengah hari di SMAN 1 Surakarta. Namun, terlintas pula pertanyaan dari diriku “Apakah aku cukup sanggup untuk menuliskannya?”. Pertanyaan itu lah yang selama ini menghantuiku untuk menuliskannya kembali. Untuk menuliskan apa yang aku lihat di sana, sesuatu yang seharusnya menjadikan aku mengambil pelajaran darinya.

Aku mendengar waktu sambutan sambutan di aula, katanya event ini di persiapkan sejak bulan Januari. Berarti, sejak di mulainya sudah ada 3 bulan berselang. Persiapan yang begitu lama. Dn dari yang ku lihat, sudah matang acaranya. Tiggal di petik pada hari itu. Lomba PMR.

Persiapan adalah perjalanan. Tanpa persiapan, tak akan ada yang menjadi. Ujian tanpa persiapan, di kelas tinggal domblong. Perjalanan tanpa persiapan, di jalan tinggal klekaran di jalan. Makan anpa persiapan, apa yang mau di makan?

Persiapan sangatlah penting. Acara itu mengingatkanku apa arti persiapan. Yang dalam perlombaan itu, aku juga tidak persiapan. Nol besar. Bingung. Mau apa di sana. Ga terbiasa dengan suasana lomba.

Perlu di ketahui (weleh), aku terakhir mengikuti perlombaan ketika SD, itupun kelas lima. Jadi sekarang, bingung aja di sana. Tak terbiasa.

Semua perlu persiapan. Menjelang US kini aku harus bersiap. Pengalaman adalah pelajaran terbaik bagi hidupku. Kemarin kurang persiapan, sekarang harus persiapan. Walau aku tak bersiap, aku mungkin bisa. Tapi bila aku meremehkan sesuatu, sesuatu itu akan meremehkan ku. Aku akan gagal.

Tak ada yang langsung menjadi. Semua butuh proses. Tak ada kelulusan tanpa kerja keras. Tak ada naik kelas tanpa belajar. Yang tidak belajar, harus di pertanyakan, apakah ia nyontek? atau malah pergi ke dukun? Na’udzubillah.

Ketika baca baca di berita, mau UN malah pergi ke dukun. Uh, masyaAllloh, Alloh di lupakan, Alloh sudah di samakan. Mintalah kepada Alloh kelapangan dalam mengerjakan.

___

Advertisements

8 comments on “Chreaphoria ’11 4: Buah Dari Persiapan

  1. Saya terakhir ikut lomba kuliah semester 1. Lomba Mading. Alhamdulilah juara I tingkat fakultas. Memang untuk menjadi seorang juara persiapannya harus lebih. Kalau peserta yang lain persiapannya 1 minggu, saya 2 minggu. Intinya agar mendapat yang terbaik harus melebihkan usaha.

    Semangat ya semoga UNnya lulus.

    • waduh..Pantesan saja, ko dari kemarin kemarin tuh aga bingung….Hehe, ternyata di kiranya aku sudah kelas dua belas.. He he, tak apa lah. Tapi sebetulnya aku baru kelas sepuluh, dan beranjak sebelas ๐Ÿ™‚

  2. betul sekali mas,, segalanya harus dipersiapkan secara matang dari awal,,, diniatkan dengan baik, insya Allah hasilnya memuaskan….

    hidup di dunia ini juga sebenarnya adalah persiapan kita untk menuju hidup yang kekal abadi nanti, jadi mari kita berusaha saling mengingatkan untuk mempersiapkan segalanya dalam menuju ke kehidupan yang sebenarnya…..

    salaam…

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s