Al Qur’an Pancasila Terorisme

Beberapa waktu lalu, kita di kejutkan dengan berita tewasnya osama bin ladin, yang di sebut sebut sebagai pemimpin al qaeda, kumpulan teroris internasional.


Dalam menanggapi berita tersebut, orang orang berbeda beda ekspresinya. Ada yang terkejut, ada yang sedih, ada yang bilang “Alhamdulillah”, ada yang senang, ada pula yang meragukan kematiannya di tinjau dari rekayasa komputer menggunakan photoshop.
Tadi (rabu,4 mei) dalam pelajaran pkn, seorang guru menerangkan tentang  motto pendidikan Indonesia yang di dengungkan oleh kementrian pendidikan Indonesia. Yaitu, pendidikan karakter. Dimana pendidikan karakter itu bersumber kepada pancasila Indonesia. Bila pancasila sudah tidak ada di hati, maka akan terjadi anarki, seperti tindakan terorisme yang di lakukan banyak oknum sekarang ini. Menyedihkan, katanya.
Beliau juga menyangkut pautkan pancasila dengan alqu’an dan bukan menyangkutkan alqur’an terhadap pancasila. Seolah, pancasila adalah pedoman hidup, padahal alqur’an adalah pedoman hidup. Beliau menomorduakan alqur’an, dan ini adalah organisasi muhammadiyah. Pengikut Muhammad, padahal petunjuk beliau adalah mengikuti Al Qur’an dan sunnahnya.
Hal ini jelas bertentangan terhadap prinsip islam, dimana al qur’an adalah prioritas utama dalam hidup. Aku tak setuju dengan keduanya, pancasila yang di utamakan dan terorisme. Dan hal ini tak sepadan dengan pemahaman islam.
Islam, yang nabi Muhammad di utus kepada seluruh manusia mengajarkan bahwasannya al qur’an adalah pedoman utama manusia. Dan jika kita tak berpegang dengannya kita akan melenceng, seperti melencengnya anak panah dari busurnya. Kekacauan akan semakin menjadi, dan akan banyak kerusakan.
Dan didalam al qur’an kita di suruh untuk mengikuti sunnah nabi. Sunnah? Ya, al hadits. Apapun itu yang penting shohih. Tak boleh di rekayasa sedikitpun.
Kemudian di dalam al hadits, kita di di suruh untuk memahami al qur’an dan assunnah sesuai pemahaman para sahabat. Inilah dasar agama islam, yang kita cintai. Dan seharusnya ini adalah landasan kehidupan di dunia ini.
Sedangkan terorisme, yang katanya menjunjung tinggi jihad, tidak ada tuntunannya di dalam islam. Islam itu rahmatan lil ‘alaminn. Rahmat bagi seluruh alam. Sedang jihad yang di suruh sekarang ini bukanlah jihad dengan senjata, islam belum seluruhnya kuat, masih rapus. Kesyirikan masih di sanan sini, bagaimana mau kuat kalau keyakinannya tidak kuat?

Advertisements

8 comments on “Al Qur’an Pancasila Terorisme

  1. Mungkin karena di dalam 1 kelas anda bukan cuma orang Islam yang ada, jadi untuk bertoleransi guru anda menyebutkan pancasila bukan Al-Quran.
    Lagian isi di dalam pancasila telah ada didalam Al-Quran, jadi dengan menjadikan pancasila sebagai pedoman bermasyarakat, secara tdk langsung juga menjadikan Al-Quran sbgai pedoman bermasyarakat.

  2. Kata seorang petinggi MUI (saya lupa namanya), ada tiga macam kafir. Dua di antaranya tidak boleh diperangi. Satu di antara dua itu, malah wajib dilindungi, haram dibunuh, dosa! Nah, tinggal satu yang boleh diperangi, bahkan wajib, adalah kafir yang memerangi kaum muslim. Ingat, hanya orang2 yang memerangi muslim. Dilarang memerangi wanita dan anak yang tidak ikut berperang, dan tidak boleh merusak infrastruktur kota yang diserang. 🙂

    Coba, para teroris yang mengaku berjihad itu, mereka menghabisi orang kafir, memang benar. Tapi, kafir yang gak memerangi Islam!! Dosa dong! 😦

    Kalo mau menyerang kafir, seranglah pasukan israel yang menyerang penduduk palestina. 😡

Kesan Dan Pesannya Kawan ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s