Bismillah,
Teringat seorang teman, pernah hidup bareng selama 2 tahun. Waktu itu semangatku untuk meraih rangking -astaghfirulloh-. Dan begitulah kebanyakan orang, kecuali yang Alloh beri rahmat.
Namun beliau masyaAlloh, belajar belajar dan belajar, ulangan atau tidak, berusaha menghafal setiap yang dia baca. Padahal, dia kurang dari yang lainnya -walaa uzakkiy ahadan ‘ala Alloh.
Na’am, diantara mengikhlaskan niat dalam belajar adalah menginginkan dengannya terangkatnya kebodohan yang ada pada kita, kemudian pada orang lain.
Pelajaran lainnya, bahwa yang bersungguh sungguh dia akan dapatkan yang dia cari. Semua sama kog, ujung ujungnya juga orang, bukan malaikat. Pernah merasakan gelapnya rahim. Tapi, kemenangan bagi orang yang sungguh sungguh.
Kegigihan dalam melewati rintangan siang malam,
dari para ulama banyak contohnya. Dan dengan membacanya seakan kita menyaksikanya. Timbul kembali semangat.
Minta tolong selalu kepada Alloh, Robb yang maha mendengar segala sesuatu hingga guguran dedaunan. Dia adalah Dzat yang sangat bergembira dengan permintaan hambanya, sedangkan hamba bila diminta bersedih.
patroli rutin pagi sob,
izin nyimak dulu.
salam kenal & sukses selalu untuk warga wordpress.
terimakasih.